Suksma Journey - Semarak antusias mewarnai hari pertama kegiatan Aksara yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026 yang dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Sukawati. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pembunyian angklung, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan burung.
I Wayan Widia, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMA Negeri 1 Sukawati menyampaikan bahwa kegiatan Aksara diselenggarakan sebagai wadah kreativitas siswa di bidang seni, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi SMA Negeri 1 Sukawati yang ke-39. Beliau mengatakan bahwa keterlibatan seluruh warga sekolah mulai dari siswa, guru, pegawai, pengurus komite, hingga koordinasi dengan pihak dinas pendidikan merupakan sebuah anugerah. Beliau juga mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini terletak pada pendanaan yang tidak sepenuhnya dapat dicakup oleh dana operasional sekolah. Namun, pihak sekolah sangat mengapresiasi semangat para siswa yang berjuang menggalang dana melalui sponsorship serta swadaya siswa sebagai wujud pembelajaran. Kedepannya, beliau berharap pelaksanaan Aksara dapat terus berlanjut dengan skala yang lebih besar, meriah, serta dapat dihadiri oleh pimpinan daerah seperti Gubernur Bali.
I Putu Eka Cahya Pradnyana, selaku Ketua Panitia Aksara Vol. 6, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah dimulai sejak Februari, meliputi rapat koordinasi bersama para guru terkait pendanaan dan teknis kegiatan, penggalangan dana melalui sponsorship, penyiapan dekorasi, serta penentuan jenis perlombaan. Dalam persiapannya, panitia menghadapi kendala seperti pembagian seragam dan keterbatasan waktu dalam pengerjaan dekorasi. Kendala tersebut diatasi dengan menetapkan skala prioritas serta membangun komunikasi intensif bersama para guru, jajaran wakil kepala sekolah, dan kepala sekolah untuk mencari solusi. Ia berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi penuh dan mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dengan antusias untuk memeriahkan HUT ke-39 SMA Negeri 1 Sukawati.
Salah satu peserta lomba suksma music academy, I Putu Andrea Surya Antara, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan secara intensif bersama tim selama satu hingga dua minggu sebelum perlombaan. Latihan meliputi pemantapan materi, pembagian tugas, hingga praktik teknis lomba. Tantangan yang dihadapi adalah menyesuaikan jadwal latihan dengan kesibukan sekolah serta mengatasi rasa gugup saat tampil di hadapan juri dan penonton. Untuk mengatasinya, peserta memanfaatkan waktu luang di sekolah maupun sepulang sekolah untuk berlatih, memperkuat komunikasi tim, dan menjaga kepercayaan diri. Ia mengaku senang dan bangga dapat berpartisipasi serta mengekspresikan bakat melalui ajang Aksara. “Saya berharap bisa memberikan penampilan yang terbaik, meraih hasil yang memuaskan, dan semoga kegiatan Aksara ke depannya dapat diselenggarakan lebih meriah lagi,” tuturnya. (erd&ndr)
