Sekolah SMA Negeri 1 Sukawati

Efektivitas Anti Malaria Ekstrak Herba Andrographis Paniculata Ness Tunggal Dengan Kombinasi Masing-Masing Artesunat dan Klorokuin sebagai Penatalaksanaan Malaria Falciparum Tanpa Komplikasi

kirsuksmamalaria_400Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang kaya akan sumber daya alam, adat, dan budayanya. Semua itu membuat Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki daya tarik di dunia Internasional. Bali dan Lombok adalah salah satu tempat wisata yang dikagumi dan banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. (Wismanto,2001). Kebanyakan wisatawan kurang memperhatikan keadaan sekitarnya sehingga tanpa disadari mereka berkemungkinan terserang penyakit menular. Salah satunya penyakit menular seperti penyakit Malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. (Sujdarto,2000).

Malaria merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan di negara tropis dan subtropis di dunia sampai saat ini. Di wilayah Indonesia malaria merupakan penyakit yang tergolong cukup banyak penderitanya. Diperkirakan 50 persen penduduk Indonesia masih tinggal di daerah endemis malaria. Menurut perkiraan WHO, tidak kurang dari 30 juta kasus malaria terjadi setiap tahunnya di Indonesia, dengan 30.000 kematian. Penyakit menular ini disebabkan oleh protozoa yang bernama Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk jenis Anopheles betina. (Zein,dkk., 2002).

Malaria juga sulit diberantas karena keberadaan nyamuk itu sendiri yang mencapai ratusan spesies. Tidak kurang dari 400 jenis nyamuk anopheles hidup di muka bumi. Dari jumlah ini, hanya 80 jenis yang dapat menularkan malaria. Indonesia memiliki sekurang-kurangnya 20 jenis anopheles, dimana 9 spesies di antaranya ditemukan di daerah NTT. (Wismanto,dkk,2001).

Bila penyebabnya Plasmosium vivax, penyakitnya disebut malaria tertian. Malaria ini ditandai dengan munculnya demam hingga tiga hari sekali. Plasmodium malariae menyebabkan malaria kuartana yang ditandai dengan demam muncul tiap empat hari. Sedangkan Plasmodium falciparum mengakibatkan malaria falsiparum. Jenis malaria ini tergolong yang paling serius, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Disamping itu, gejala yang ditimbulkan dapat menurunkan pruduktivitas penderitanya. Gejala yang ditimbulkan seperti dingin atau menggigil, demam, berkeringat (trias malaria), sakit kepala dan badan terasa tidak enak. Demam atau peningkatan suhu tubuh dapat mencapai 40°C. jenis keadaan yang berat dikenal dengan nama malaria tripika yaitu malaria falsiparum dengan komplikasi. (Schinder EL, Carlson HK,2003).

Malaria saat ini menjadi masalah baru di seluruh dunia karena meningkatkan mobilitas international travelers dan menjadi ancaman bagi traveler yang mengunjungi daerah endemik malaria. (Zein,dkk., 2002).

Sementara itu obat-obat antimalaria konvensional seperti klorokuin, pirimetamin, sulfadoksin, dan kina yang masih banyak digunakan masyarakat menunjukan efektivitasnya sudah mulai menurun. Sedangkan penemuan obat-obat baru antimalaria alternative Indonesia sampai saat ini masih sangat terbatas. Penelitian efek antimalaria dari bahan tanaman obat masih terbatas pada uji in-vitro di laboratorium atau uji in-vivo pada hewan. (Schinder EL, Carlson HK,2003). Dalam kelangsungan pariwisata internasional sangat disayangkan jika wisatawan yang melakukan perjalanan dan liburan di salah satu tempat wisata harus mengalami penyakit malaria. Hal tersebut tentunya memberi dampak yang kurang baik terhadap kelangsungan pariwisata, Obat untuk pengobatan penyakit malaria sudah tidak berpengaruh besar terhadap penderita dan nyamuk anopheles cenderung resisten. Mengatasi kasus resistensi terhadap obat klorokuin pemerintah telah menyediakan obat alternatif yang sudah tersedia di Indonesia seperti pirimetamin sulfadoksin dan kina, namun kedua obat tersebut telah mengalami penurunan sensitivitas terhadap parasit Plasmodium falciparum (Sungkar, Pribadi, 1992).

Mengantisipasi hal itu, maka penulis mengkaji bagaimana cara yang tepat untuk mengobati penyakit malaria, terutama dalam hal travel medicine, mengingat banyaknya wisatawan yang melakukan perjalanan wisata yang mengalami penyakit malaria. (Schinder EL, Carlson HK,2003) Berdasarkan hal itulah penulis mengangkat judul "Efektivitas Anti Malaria Ekstrak Herba Andrographis Paniculata Ness Tunggal Dengan Kombinasi Masing-Masing Artesunat dan Klorokuin sebagai Penatalaksanaan Malaria Falciparum Tanpa Komplikasi".

Artikel ini selengkapnya dapat diunduh disini

(KIR/Suksma)

2013-05-01 12:48:17
(Adm)

infoPengumuman

[30-06-2017]
Bagi calon siswa yang sudah mendaftar ulang dimohon kehadiran orang tua / walinya untuk rapat koordinasi pada hari Rabu 5 Juli 2017 Jam 15.00 Wita, di Gor SMA Negeri 1 Sukawati, acara Rapat Koordinasi Persiapan masuk Tess Peminatan dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

[17-06-2017]
Informasi jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri Sukawati 2017-2018 diklik disini

[17-06-2017]
Pedoman Umum Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2017/2018 Klik DISINI

cuacaCuaca

info terbaruYang Terbaru

Berkas Kelengkapan PPDB 2017 2018. 01/07/2017

PPDB Jalur Reguler Tahun Pelajaran 2017-2018. 18/06/2017

PPDB Jalur Miskin Inklusi Kesetaraan Tahun Pelajaran 2017-2018. 17/06/2017

PPDB Jalur Prestasi Tahun Pelajaran 2017-2018. 17/06/2017

PPDB Jalur Lingkungan Lokal Tahun Pelajaran 2017-2018. 17/06/2017

Petunjuk Teknis Pelaksnaan Penerimaan Peserta Didik Baru On Line. 17/06/2017


social networkSuksma Social Network